Dengan processor baru, G7X mampu memotret berturut-turut secepat 8 fps baik dengan format JPG maupun RAW. Processor baru juga meningkatkan kualitas gambar terutama di warna dan reduksi noise saat mengunakan ISO tinggi. Autofokus tracking juga ditingkatkan kinerjanya.
Di bagian desain juga ada perubahan yang positif. Di bagian depan kamera kini dibalut dengan pegangan karet, bagian belakang juga ada tempat untuk memarkir jempol, dan layar LCDnya kini bisa ditekuk 45 derajat keatas untuk foto dengan sudut tinggi (high angle).
Canon G7X II juga memiliki fitur baru video time-lapse, yang memudahkan untuk membuat video time-lapse. Penyuka foto panning juga akan terbantu dengan adanya mode pengaturan otomatis dan stabilizer vertikal.
Juga baru di G7X II adalah in-camera RAW Processing, yang memungkinkan untuk membuat berbagai foto JPG dengan setting yang berbeda-beda dan kemudian bisa dikirim langsung via WiFi ke ponsel.
Yang sama dengan Canon G7 seri pertama adalah lensa dan sensor yang sama yaitu 20.1 MP dengan jenis sensor 1 inci dan lensa ekuivalen 24-100mm f/1.8-2.8.
Di saat yang sama, Canon juga mengumumkan ketersediaan Waterproof case baru khusus G7X mk II yang bisa dibawa menyelam sedalam 40 meter.
Harga Canon G7X mk II yaitu Rp 7.425.000,- Waterproof case DC55 Rp 3.700.000,- dan Camera case Redline seharga Rp 600.000,- Untuk camera case, sepertinya ada promo khusus. Bagi saya, kedengarannya harganya masuk akal dan cukup bersaing.
Pendapat dan kesan saya
Menurut saya, peningkatan yang dibuat Canon sudah benar, yaitu memperbaiki kelemahan utama di G7X seri pertama yaitu kinerja/kecepatan. Selain itu, desain baru membuat kamera ini lebih enak dan erat saat dipegang.Harga kamera juga tergolong tidak terlalu tinggi untuk seri compact premium, tapi banyak yang mungkin menyayangkan tidak ada jendela bidik, tapi itu sudah ditangani oleh abangnya yang telah lebih dahulu beredar yaitu Canon G5X.
Dalam acara launching ini, Canon berulang kali menekankan bahwa kamera ini ideal untuk vlogging (video blogging). Dua orang influencer/endorsernya berasal dari kalangan artis yaitu beat box artists dan juga aktif dalam vlog di youtube yaitu Laurentius Rando, dan Adila Fitri, seorang aktris dan rapper.
Hal tersebut sedikit mengejutkan saya karena saya pikir G7X mk II ini kamera pocket untuk fotografi cukup menarik, karena ukurannya kecil tapi kualitasnya sudah di atas compact pada umumnya karena kualitas sensor dan lensanya. Cocok untuk digunakan sehari-hari, street photography, bahkan traveling.
Tapi memang sekarang ini yang lagi ngetren memang video blogging, dan sepertinya Canon membidik segmen pasar anak muda yang bukan saja suka foto-foto, tapi juga mulai banyak yang merekam video kegiatan sehari-hari mereka dan mengupload ke youtube.
Saya tidak bisa berkomentar banyak soal kualitas gambar dan videonya, karena belum mencobanya secara langsung.
Melihat dari harganya, Canon G7X mk II juga akan bersaing dengan Canon EOS M10/EOS M3, tapi keduanya sangat berbeda.
Kamera Canon EOS M10 dan M3 yang bisa ganti lensa tentunya akan menjadi pertimbangan selain Canon G7X mk II. Perbedaan utamanya adalah Canon EOS M merupakan bagian dari sistem kamera, jadi bisa ganti-ganti lensa, sedangkan G7X adalah compact, lensanya gak bisa diganti.
Canon EOS M punya sensor lebih besar (APS-C), jadi tentunya kualitas gambar dan videonya lebih bagus dan mampu membuat latar belakang/bagian yang tidak fokus lebih blur seperti layaknya kamera DSLR. Sedangkan keunggulan G7X adalah ukurannya kecil, bisa dimasukkan ke saku dengan mudah, sedangkan Canon EOS M lensanya menonjol, harus disimpan di tas kamera atau kantong jaket.
Canon menargetkan penjualan sebanyak 2.000 unit untuk kamera ini. Cukup kecil jika dibandingkan Canon EOS M yang ditargetkan 40.000 unit (dua model).
Spesifikasi utama Canon G7X II
- 20.1 MP Sensor 1 inci
- DIGIC 7 processor
- ISO 125-25600
- 8 fps continuous shooting
- 5 axis stabilizer
- Lensa ekuivalen 24-100mm f/1.8-2.8
- Layar LCD putar (bisa selfie) dan 45 derajat kebawah
- Touchscreen
- Video FullHD
- Berat: 318 gram
- Dimensi: 106 x 61 x 42mm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar